top of page

Cahaya Iman di Malam Jumat: Santri dan Warga Karanganyar Larut dalam Lantunan Al-Qur'an di Masjid Syamsul Azhar


Oleh : Muhammad A. Basith

CIKALONGWETAN – Suasana di Pondok Pesantren Karanganyar, Cikalongwetan, tampak lebih istimewa pada Kamis malam. Masjid Syamsul Azhar dipenuhi oleh ratusan santri dan warga sekitar yang berkumpul untuk melaksanakan rutinitas spiritual malam Jumat: Yasinan, doa bersama, hingga tadarus Al-Qur'an.


Acara yang dimulai tepat setelah salat Maghrib ini berlangsung dengan penuh kekhusyukan.


Info PSB : Klik DISINI


Zikir dan Tadarus yang Menyentuh Hati

Kegiatan diawali dengan pembacaan Surat Yasin dan doa bersama yang dipimpin oleh H. Dadan Sadeli. Suara lantunan ayat suci dari jamaah terdengar bergemuruh namun menyejukkan, menciptakan atmosfer yang sangat tenang di dalam masjid.

Setelah doa bersama, H. Dadan Sadeli kemudian memandu jamaah untuk tadarus Al-Qur'an, secara khusus membaca Surat Asy-Syu'ara ayat 201 hingga 207. Ayat-ayat ini dibaca dengan tartil oleh seluruh santri dan warga, menandakan semangat untuk terus berinteraksi dengan kitab suci.


Pesan Mendalam dari K.H. Asep Refqi Fuad

Inti dari pertemuan malam itu adalah sesi tafsir yang disampaikan oleh K.H. Asep Refqi Fuad. Beliau mengupas makna mendalam dari Surat Asy-Syu'ara ayat 201-207 yang baru saja dibaca.


Dalam penjelasannya yang sederhana namun mengena, K.H. Asep Refqi Fuad menyampaikan pesan penting:

  • Jangan Terlena Kesenangan Dunia: Beliau mengingatkan bahwa kesenangan dunia yang dinikmati bertahun-tahun (sebagaimana disebut dalam ayat 205) tidak akan ada artinya jika azab Allah datang.

  • Pentingnya Sadar Sebelum Terlambat: Ayat-ayat tersebut merupakan peringatan bagi orang-orang yang menutup hati dari kebenaran hingga akhirnya mereka melihat azab itu sendiri.

  • Bekal Akhirat: Beliau mengajak jamaah untuk tidak sekadar mengejar kemewahan sementara, melainkan fokus pada amal yang dibawa mati.

"Harta dan kesenangan bertahun-tahun di dunia tidak akan bisa menolong kita jika kita lalai dari perintah-Nya. Malam Jumat ini adalah pengingat agar kita tidak termasuk orang yang menyesal di kemudian hari," tutur K.H. Asep Refqi Fuad di hadapan para jamaah.

Kebersamaan yang Erat

Kegiatan ini tidak hanya diikuti oleh para santri, tetapi juga warga sekitar pondok pesantren yang berbaur menjadi satu. Kebersamaan ini terus berlangsung hingga masuk waktu Isya, di mana acara ditutup dengan pelaksanaan salat Isya berjamaah.


Tradisi rutin di Masjid Syamsul Azhar ini diharapkan terus menjadi wadah silaturahmi sekaligus sarana memperdalam ilmu agama bagi masyarakat Cikalongwetan, khususnya di lingkungan Pondok Pesantren Karanganyar.

 
 
 

Comments


© 2026 by Pesantren Karanganyar

FOLLOW US
  • gmail
  • wa
  • Instagram
  • TikTok
bottom of page